Informasi Publik

Link direktori

 

 

 

 

 

 

Jamur Akar Putih (JAP) Penyakit Berbahaya pada Perkebunan Karet


Produktivitas tanaman karet Indonesia masih rendah salah satunya disebabkan oleh  adanya serangan penyakit jamur akar putih (JAP) yang disebabkan oleh jamur Rigidoporus microporus. Penyakit JAP merupakan penyakit yang sangat penting pada tanaman karet, karena penyakit ini dapat mengakibatkan kematian tanaman dalam intensitas yang tinggi

terutama pada tanaman yang berumur 2 sampai 6 tahun.

Kehilangan hasil akibat  JAP mencapai 3-5% pada perkebunan besar dan 5-15% pada perkebunan rakyat. Selain mengakibatkan kehilangan produksi karena kerusakan tanaman, akibat lain dari infeksi patogen ini adalah   secara ekonomis, yaitu memerlukan biaya yang tinggi dalam pengendaliannya.

Gejala serangan JAP yaitu tajuk daun berwarna pucat, kuning dan kusam, akhirnya kering dan gugur, sehingga terlihat tajuk tanaman hanya tinggal rantingnya saja. Adakalanya tanaman sakit membentuk daun-daun  muda atau bunga dan buah pada waktu yang lebih awal. Bila perakaran dibuka, terlihat permukaan akar ditumbuhi miselium jamur atau rhizomorf berwarna putih yang menempel kuat pada akar sehingga sulit dilepas. Akar yang terinfeksi akhirnya membusuk dan berwarna coklat.

Jamur ini menyerang tanaman karet pada segala stadium pertumbuhan, baik pembibitan sampai tanaman yang sudah menghasilkan. Bagian yang diserang adalah bagian tanaman yang berada dibawah permukaan tanah, baik akar tunggal, akar cabang, akar rambut ataupun leher akar, akibatnya pohon mudah tumbang. Kerusakan berat oleh penyakit ini sering dijumpai pada areal bertunggul bekas karet dan hutan primer, pada tanah berpasir dan gembur.

Penyakit JAP disebabkan oleh Rigidoporus microporus, jamur ini membentuk tubuh buah yang mirip topi pada akar, pangkal batang atau tunggul-tunggul tanaman. Tubuh buah buah berwarna jingga kekuning-kuningan dan pada permukaan bawahnya terdapat lubang-lubang kecil tempat spora. Badan buah yang sudah tua akan mengering dan berwarna coklat. Penularan penyakit melalui kontak langsung antara akar atau tunggul yang sakit dengan akar tanaman sehat.

Tingginya kejadian penyakit JAP pada perkebunan karet sangat dipengaruhi oleh kondisi agroekosistem seperti asal lahan, tekstur dan struktur tanah, pH tanah, kejenuhan air tanah, curah hujan dan topografi.

Asal lahan yang paling rawan untuk terjadinya infeksi JAP adalah lahan yang berasal dari kebun karet atau hutan primer, sedangkan lahan semak alang-alang merupakan lahan yang paling aman terhadap JAP. Untuk tanah, yang paling beresiko untuk perkembangan penyakit JAP adalah tanah berpasir dan gembur dengan pH 5-7, kejenuhan air 80-90%, curah hujan > 4000 mm/th dengan topografi datar/landai.

Bptp Maksimalkan Layanan Publik Melalui Media Web
Jumat, 31 Juli 2015
Kepala Balai Perbenihan Tanaman Perkebunan (BPTP) Kalbar, Ir. Muhammad munsif. MM, mengatakan pihaknya saat ini berupaya memaksimalkan layanan kepada... Read More...
IMAGE Jamur Akar Putih (JAP) Penyakit Berbahaya pada Perkebunan Karet
Kamis, 30 Juli 2015
Produktivitas tanaman karet Indonesia masih rendah salah satunya disebabkan oleh  adanya serangan penyakit jamur akar putih (JAP) yang disebabkan... Read More...
IMAGE Manfaat Air Kelapa
Kamis, 30 Juli 2015
dibutuhkan dalam masa kehamilan. Air kelapa bermanfaat sebagai Antibakterial dan juga membunuh  bakteri  penyebab infeksi dalam tubuh. Maka... Read More...
IMAGE Manfaat Trichoderma SP & Cara Pembiakkannya
Kamis, 30 Juli 2015
Salah satu mikroorganisme fungsional yang dikenal luas sebagai pupuk biologis tanah dan biofungisida adalah jamur Trichoderma, sp, mikroorganisme ini... Read More...
IMAGE Memilih Benih Karet Yang Baik dan Benar
Kamis, 30 Juli 2015
Bahan tanam karet anjuran adalah bahan tanaman klon yang diperbanyak secara okulasi. Dibandingkan dengan benih semaian, penggunaan bahan tanam klon... Read More...

Akan Segera Hadir

Kepala Balai

Ir. Muhammad Munsif, MM
NIP.19630710 198903 1 023

Agenda

Belum Ada


 

Juli 2017
MSSRKJS
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
3869
Hari iniHari ini17
KemarinKemarin21
Minggu iniMinggu ini85
Bulan iniBulan ini504
Total PengunjungTotal Pengunjung3869